Rabu, 31 Maret 2010

Bengkel Cemara Duri

Untuk yang tidak mengetahuinya tentu beranggapan kalau perajin bonsai ini sedang berspekulasi ataupun mencoba jurus aji mumpung, kenapa begitu ?, betapa tidak ratusan tungkul atau batang bakalan bonsai berbagai ukuran jenis cemara duri terhampar bagai sampah berserakan memenuhi halaman belakang rumah yang dijadikan sebagai workshop atau sanggar kerja.

Siapa yang akan tertarik dengan sampah-sampah ini  kita coba bertanya,  Kang Asep menjawab dengan senyum khasnya sambil merokok, ini punya seseorang di Bandung, dan ini punya beberapa teman perajin bonsai yang sudah menyerah angkat tangan dengan jenis cemara duri. Sambungnya lagi, Pak Asep tidak mempunyai modal kuat,  ada yang percaya kasih barang kita keluar tenaga dan teknik, ya semacam kerjasamalah begitu kira-kira ujarnya.

Berkerut juga kening kita awalnya, apa yang bisa dibuat dengan bahan-bahan begini, maaf saja kalau saat itu bukan ditawarin dikasih gratispun kita masih berpikir. Kini setelah beberapa tahun berlalu segalanya seakan berubah,  jejeran sampah dahulu sekarang telah menjelma menjadi artis yang siap tempur dan sangat mempesona.














Tidak ada perlakuan khusus untuk menghasilkan barang-barang demikian, kalau teknis membentuk bonsai tentu berpulang kepada masing-masing orangnya, dari pengalaman Kang Asep, jenis cemara duri sebenarnya sangat bandel dan tahan banting kalau sudah mengetahui rahasianya, apa itu kang, bisa berbagi sedikit ilmu ?, ah gampang saja, cukup ingat ini, kalau jenis camara, diusahin jangan dikotak-katik sebelum pohon sehat betul, makanya orang bengong melihat pak Asep seperti menelantarin pohon begitu saja, itu ada kiat awal agar pohon tidak stress terganggu dan beradaptasi hidup, setelah aman dan duduk, silahkan ditekuk, diplintir atau dibentuk sesuai kehendak kita, sering orang tidak sabaran begitu direpoting langsung pengawatan itu adalah kesalahan fatal.

Cuma itu aja kang Asep ?,   Memang, jawabnya singkat,  apa pak Asep ada jampi-jampi lainnya, sambil ketawa diberikan sedikit tambahan lagi, jangan lupa dikasih makan rutin dengan pupuk nutrisi jenis apa saja boleh asal rutin dan dosis yang sesuai,  dari pengamatan kita memang tidak ada yang ditutupi dan cuma begitu saja resepnya.

Beberapa cemara duri dibawah ini adalah alumni Universitas Cihideung, yang lulus ditingkat Utama dan Bintang.





Beberapa Calon Sarjana berikut ini sedang dalam proses penempahan diri, sepertinya tidak ada habis-habisnya produk-produk cemara duri dari bengkel di Bandung ini, untuk anda yang ingin melihatnya langsung ya.........  monggo mas.....!!!!!























Medan, 1 April 2010
Kapitan Andy

Sekilas Info

Situs ini dibuat atas prakarsa teman-teman sesama penggemar bonsai sebagai penghargaan dan terimakasih kepada seorang seniman bonsai sejati yang separuh hidupnya didedikasikan untuk dunia bonsai.

Tidak terlampau berlebihan bagi kita yang mengenal seorang Asep Suwarna untuk mendaulatkannya dengan panggilan Master Bonsai, predikat atau gelar bagi seseorang tentu melalui suatu proses, dan yang paling penting diakui publik secara luas. Di perbonsaian Indonesia pengakuan demikian secara resmi sepertinya belum ada.

Budaya memproklamirkan diri sendiri adalah memalukan juga. mungkin bagi yang belum mengenal seniman bonsai yang berdomisili di desa Cihideung Bandung ini, predikat Master akan dianggap berlebihan, namun bagi yang telah mengenal atau yang kebetulan memiliki koleksi hasil karyanya, sebutan  Master adalah wajar dan pantas, lama tenggelam dan tersingkir sebagai Trainer karena berbagai hasutan dan rumor yang tak jelas pangkal ujung kebenarannya, kini muncul kembali hasil karyanya yang berhasil mendapatkan beberapa penghargaan dikontes berskala nasional seakan mengulang kembali kesuksesan dan sejarah lamanya.

Kang Asep, demikian panggilannya sehari-hari dikenal  pendiam dan keras kepala, bakat dan tekniknya dalam membuat bonsai harus diakui luar biasa, sering disindir sebagai seniman tong sampah karena kepiawaiannya mendaur ulang bonsai-bonsai murahan dan terbuang  menjadi koleksi berkwalitas,  dari semua ini yang paling menonjol adalah semangatnya sebagai petarung sejati dikancah kontes, tidak usah banyak bicara, kita ketemu di meja saja, kalimat singkat ini adalah motto dan pertahanan terakhir Kang Asep.


Situs ini diberi tajuk Untold Bonsai Master (Master Bonsai yang belum terungkap), bukan ditujukan untuk mempromosikan seseorang, hanya suatu penghargaan dari teman-teman untuk seorang yang kita pandang  layak dan pantas menyandang predikat demikian, Siapa tahu suatu saat nanti, anda ataupun dunia luar kelak akan mengenalnya sendiri dan bisa sependapat dengan kami.


Medan, 24 Maret 2010
Kapitan Andy.